09 May 2011

Indonesia, Jalur Sabuk Api Dunia!

Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan sumberdaya alamnya, baik mineral ataupun hasil buminya. Banyak Negara yang yang sangat menginginkan kekayaan tersebut. Tapi apakah teman–teman tahu, dibalik semua kekayaan tersenut Indonesia juga rentan teradapa bencana alam. Sedikit berbagi pengetahuan dengan teman–teman semua.

Secara geografis Indonesia terletak diantara dua samudra (pasifik dan hindia) dan dua benua (Asia dan Australia). Selain itu Indonesia terlatak diatas pertemuan tiga lempeng bumi, yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indoaustralia dan lempeng pasifik. Pertemuan dari tiga lempeng bumi diatas menyebabkan terjadinya aktivitas magma di dalam bumi, hal ini yang menyebabkan mengapa di Indonesia banyak terdapat gunung berapi. Dibumi ini terdapat dua jalur gunung api/sabuk api (ring of fire), yaitu sirkum pasifik dan sirkum mediterania yang kedanya melewati Indonesia.

Sirkum pasifik berbentuk seperti tapal kuda dan mencakup wilayah sepanjang 40.000 km, mulai dr Indonesia, Filipina, Jepang terus ke arah utara Russia, nyebrang ke arah timur: Alaska, pesisir barat Amerika Serikat, Amerika Tengah sampai ke pesisir barat Amerika Selatan. Persis seperti pada gambar, 90% gempa bumi terjadi di sekitar Sirkum Pasifik dan 81% gempa bumi besar terjadi jd di daerah ini. Keseluruhan daerah ini mempunyai hubungan dengan zona subduksi termasuk daerah Amerika tadi. Sedangkan sirkum Mediterania adanya memanjang mulai dr Indonesia terus ke arah barat ke Pegunungan Himalaya, Mediterania dan Atlantik. Setiap ada pergerakan atau aktifitas yang terjadi pada lempeng bumi akan diikuti oleh aktivitas gunung berapi yang meningkat. Jadi jangan heran teman – teman jika di Indonesia banyak gunung api yang aktif, karena Indonesia memang diapit oleh dua jalur gunung api dunia.

Hal ini merupakan dilema tersendiri bagi mereka yang tinggal di suatu gunung berapi yang aktif dan sering melakukan tindakan erupsi dalam jangka waktu yang pendek.

Setidaknya untuk mencegah hal tersebut menjadi suatu bencana yang dapat memakan korban jiwa maka diperlukan penanganan yang cepat dan lebih baik mempersiapkan dengan lebih dini tentang Erupsi yang bakal terjadi. Walaupun kekuatan alam memang sulit diprediksi namun setidaknya kita telah melakukan tindakan pencegahan agar tidak terjadi korban jiwa.

Memantau aktifitas seismik oleh para ahli,melakukan uji coba bencana,dan lain sebagianya adalah tindakan preventif yang dapat dilakukan pemerintah pusat ataupun daerah agar hal buruk tidak terjadi. Letusan Merapi sebulan yang lalu bisa kita jadikan pengalaman berharga untuk mempersiapkan diri untuk kemungkinan Erupsi pada gunung lainnya. Inilah tanggung jawab pemerintah terhadap rakyatnya yang hidup di negeri dengan Sabuk Api Didalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>