18 Aug 2011

Remaja dan Perubahan Yang Sedang Terjadi

Hari remaja internasional, International Youth Day ada sejak 1998, dicetuskan oleh PBB. Tahun ini PBB mengambil tema Change Our World[1], mengajak remaja menjadi pelaku perubahan lebih baik untuk masa depan. Tema ini tentu dibuat oleh orang yang paham dan percaya akan potensi remaja.

Pada kenyataannya, banyak orang masih menganggap remeh remaja, “remaja ya remaja saja, titik”. Nggak ada specialnya, pengikut tren, bukan pembuat tren, orang yang sibuk sendiri, acuh sama sekitarnya. Kita belum sadar bahwa remaja yang kita dapati hari ini adalah anak yang kemarin kita anggap nakal, labil, pasif. Jadilah posisi remaja kita sebagai konsumen, menjadi “pasar” beragam produk : produk kecantikan, pendidikan, produk telekomunikasi, makanan minuman, rokok,  dengan kemasan yang amat menarik dan cerdik. Padahal mereka bisa jadi produsen, pelaku!

Kami mengajak kita semua melihat remaja dengan cara lain, yaitu sebagai pemimpin masa depan. Kami mau ada perubahan lebih baik. Tentu saja itu butuh proses dan yang bertanggung jawab pada proses itu bukan melulu remaja, tapi juga kita-kita ini, guru, pendamping, orang tua, pembuat kebijakan.

Untuk perubahan itu juga, kami membuat program Jalan Remaja 1208 sebagai refleksi remaja Indonesia di Hari Remaja Internasional. Tema tahun ini adalah “Me, Instan?”. Tema ini kami tawarkan karena kami melihat tantangan jaman yang serba ingin cepat, cepat kaya, cepat cantik, cepat dapat pacar, cepat sembuh.

Dulu, di jaman saya, hal paling keren adalah kirim salam dan minta lagu lewat radio. Untuk itu saya harus menelpon si penyiar yang sedang on air. Alat komunikasi saat itu hanya ada telepon umum, jauhnya 2 km, itupun harus ngantri. Bisa dibayangkan betapa gemesnya saya, kalau orang di depan santai menelpon, sementara jam program radio tersebut hampir habis! Kalau sampai salam tak terkirim, kurang eksislah saya! Itu tantangan saya saat itu. Saya berterimakasih pada pribadi-pribadi yang sudah memajukan teknologi komunikasi. Saya percaya mereka melakukannya dengan ketekunan dan kerja keras.

Untuk remaja terlahir di era teknologi canggih yang memberikan kemudahan demi kemudahan, perlu belajar menemukan sendiri tantangan mereka. Ada 147 remaja dari 5 propinsi yang sedang belajar menemukan tantangan jamannya, lewat video. Mereka menceritakan pengalaman instannya, mulai dari hal yang terlihat sederhana, seperti remaja perempuan terlalu banyak minum pil pelangsing untuk tampil lebih menarik secara instan, sampai yang mempertanyakan keadilan. Dalam video “Adilkah?”, seorang remaja yang benar-benar belajar, berusaha jujur tapi kok ‘kalah’ dengan mereka yang memilih jalur ‘cepat’ alias mencontek.

Kenapa ini terjadi di dunia pendidikan, dunia yang harusnya melatih proses kita untuk lebih jujur, tekun dari waktu ke waktu? 

Keadilan ini juga yang digarisbawahi oleh Bapak ST.Kartono, salah satu juri kompetisi video Jalan Remaja 1208,“Fakta ini dialami banyak orang. Kalau kita tidak hati-hati, hal ini bisa diangap biasa. Biasa itu bahaya, karena kita akan merasa wajar melihat ada orang yang kalah karena ada ketidakjujuran orang lain. Bagi saya, seorang guru, kondisi ini  jahat sekali, kok bisa orang yang berdoa, bekerja keras, malah nggak punya tempat”.

 Dewan Remaja, tim penyelenggara Jalan Remaja 1208, membuat petisi (semacam kesimpulan mereka  setelah menemukan tantangan jamannya). Berikut petisi mereka, yang mereka sebarkan saat flash mob Hari Remaja Internasional lalu,

1. Kami Menolak Pendidikan Instan, Karena Kami Ingin Berproses

2. Kami Butuh Tauladan!

Dari sini kita bisa melihat fakta bahwa remaja itu peduli, bergerak dan sedang dalam perjalanan menuju perubahan yang lebih baik.

 “Keinstanan nggak cuma mempengaruhi sebagian orang, nggak cuma remaja, si miskin atau si kaya, tapi manusia di seluruh dunia” (Menek Kelih, Denpasar).

Selamat Hari Remaja, mari memahami tantangan masa kini bersama REMAJA, generasi PENENTU MASA DEPAN.

 

Cicilia Maharani, warga Kampung Halaman

Tulisan ini dimuat di Tribun Yogya, 14 Agustus 2011

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>