Kuhembuskan nafasku dalam hidup
Indah kesunyian dalam mimpi
Diamku seribu bahasa
Diamku menyimpan dalam perih
Sesumbar kukatakan aku bisa hidup sendiri
Tanpamu kekasihku
Namun dalam hati aku teriak
Teriak tiada henti
Menangis dalam kepedihan
Kesunyian yang selalu menemani
Dan selalu menghampiri
Selalu dan selalu…
Hingga aku merasa lelah
Untuk melepaskannya dan meninggalkannya
Kapan kesunyian dan kehampaan ini pergi
Ku lepas dan ku tinggalkan
Kapan….
Adakah secercah harapan
Menyelimuti diri dan masuk ke hati
Adakah…
Dimana harusku mencari?
Kekasih pengganti seperti engkau?
Oleh : Farida, SMA 9 Jambi